Simak! Sederet Manfaat Teh Jati Cina dan Efek Sampingnya

Benarkah jati cina bisa bisa turunkan berat badan?

Jati cina sering dikaitkan dengan manfaatnya sebagai pelangsing badan.

Meski belum ada penelitian yang menguji, jati cina tetap dipercaya dapat menurunkan berat badan meski hanya sementara.

Sehingga tidak heran, kalau jati cina sering dijadikan komposisi dalam suplemen berat badan.

Di artikel ini, selengkapnya kami juga akan mengulas mengenai:

  • Manfaat-manfaat dari teh jati cina
  • Apakah jati cina cocok atau tidak menjadi obat pelangsing?
  • Apa saja efek samping yang perlu diwaspadai?

Baca dan simak sampai habis yuk!

Obat Pencahar untuk Atasi Sembelit

Punya masalah sembelit atau konstipasi?

Jati cina bisa menjadi solusinya1.

Sebab jati cina memiliki kandungan senyawa aktif senna glikosida atau sennosida.

Apa sih sennosida?

Sennosida adalah senyawa yang tidak dapat terserap di saluran pencernaan, namun dapat diuraikan oleh bakteri usus.

Cara kerja senyawa ini adalah mengiritasi sel-sel di usus besar sehingga menghasilkan efek yang merangsang pergerakan usus dan mengurangi sembelit.

back to menu ↑

Membantu Meredakan Gejala Wasir

Sembelit adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan keluhan sulitnya buang air besar.

Hal ini disebabkan karena terjadinya sumbatan kotoran kering dan keras di usus besar.

Mengejan terlalu lama akibat kesulitan mengeluarkan kotoran atau feses bisa menyebabkan munculnya wasir yang mengganggu.

Rasa tidak nyaman akibat wasir terbentuk saat terjadi pembengkakan jaringan dan pembuluh darah di rektum bawah1.

Wasir bisa menyebabkan penderitanya mengalami gatal, nyeri, dan parahnya hingga pendarahan.

Salah satu cara yang bisa membantumu meringankan gejala wasir adalah dengan mengkonsumsi jati cina.

Jati cina memiliki efek pencahar yang mampu memudahkan buang air besar sehingga mampu meringankan gejala wasir.

back to menu ↑

Membersihkan Usus

Jati cina biasa digunakan untuk membersihkan usus sebelum operasi atau pun sebelum melakukan proses medis tertentu, seperti kolonoskopi.

Kolonoskopi adalah pemeriksaan kondisi usus besar dan pangkal usus besar (rektum)2.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa jati cina juga sama efektifnya dengan polietilen glikol (obat pencahar) untuk persiapan usus3.

back to menu ↑

Teh Jati Cina Sebagai Pelangsing Tubuh

Mengurangi berat badan bisa dilakukan dengan banyak cara, salah satunya adalah dengan pola makan yang sehat diimbangi dengan olahraga.

Meski begitu, tidak sedikit pula orang yang mengambil jalan pintas dengan mengkonsumsi teh jati cina untuk mendapatkan berat badan ideal.

Meskipun mampu digunakan sebagai pelangsing tubuh jangka pendek, hingga saat ini masih belum ada bukti ilmiah yang menganjurkan teh jati cina sebagai pelangsing tubuh.

Pasalnya, penggunaan teh jati cina sebagai pelangsing tubuh dalam jangka waktu panjang dinilai dapat membahayakan tubuh.

Cara kerja dari beberapa obat pencahar yang beredar adalah dengan menarik air dalam tubuh ke usus untuk mempemudah keluarnya kotoran atau feses.

Berkurangnya cairan tubuh yang dikeluarkan lewat kotoran atau feses itulah yang menyebabkan berkurangnya berat badan.

Menurut sebuah penelitian, pencahar merupakan metode yang tidak efektif untuk mengontrol berat badan4.

Sebab, bisa mengakibatkan terganggunya fungsi jaringan usus normal dan ketergantungan pencahar.

Selain itu, menurut studi terbaru akhir-akhir ini yang dilakukan kepada lebih dari 10.000 wanita, ditemukan bahwa mereka yang menggunakan obat pencahar sebagai pelangsing berpotensi 6 kali lebih besar mengalami gangguan makan5.

back to menu ↑

Cara Mengkonsumsi Teh Jati Cina

Teh jati cina biasanya dijual dalam bentuk teh seduh atau bubuk, sehingga sangat praktis untuk dikonsumsi oleh orang dewasa ataupun anak-anak.

Melalui sebuah riset ilmiah, dosis standar yang dianjurkan dalam mengkonsumsi teh jati cina untuk mengatasi sembelit adalah sebanyak 17,2 mg setiap hari.

Tidak lebih dari 34,4 mg dua kali sehari untuk orang dewasa. Untuk anak berumur 6 – 11 tahun, dosis yang dianjurkan adalah 8,6 mg setiap hari.

Sedangkan untuk anak berumur 2 – 5 tahun, dosis yang dianjurkan adalah 4,3 mg per-hari3 

Teh jati cina harus dikonsumsi dengan anjuran dokter dan dalam dosis yang aman, sebab jika tidak maka bisa memicu timbulnya penyakit serius lain.

back to menu ↑

Efek Samping Teh Jati Cina

Bicara tentang efek samping, secara umum jati cina aman dikonsumsi dalam jangka pendek oleh anak diatas umur 12 tahun hingga dewasa6.

Namun, perlu dihindari untuk konsumsi jangka panjang yakni, lebih dari 1 minggu.

Sebab konsumsi jati cina dalam jangka panjang akan menimbulkan gangguan fungsi usus, jantung, hati, dan efek berbahaya lainnya seperti ketergantungan pencahar7.

Penggunaan jangka panjang dari jati cina juga dapat mengubah jumlah keseimbangan elektrolit dalam tubuh.

Elektrolit adalah zat dalam darah yang berpengaruh terhadap kelangsungan fungsi organ dalam tubuh kita.

Jika jumlah dan keseimbangan elektrolit terganggu, tentu bisa menimbulkan berbagai gangguan fungsi organ tubuh. Seperti: gangguan fungsi jantung, kelemahan otot, kerusakan hati, dan efek berbahaya lainnya.

Selain itu, dibeberapa kondisi, reaksi yang terjadi pada beberapa orang juga bisa berupa alergi dan diare3.

back to menu ↑

Interaksi dengan Obat

Meski memiliki ragam manfaat, kamu tetap perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi jati cina.

Pasalnya, jati cina sangat beresiko jika dikombinasikan dengan obat-obat tertentu, antara lain3:

  1. Jati Cina dengan Obat Diuretik

Obat diuretik adalah obat yang digunakan untuk membuang kelebihan garam melalui urine.

Penggunaan obat ini bisa menyebabkan tubuh kehilangan banyak kalium.

Sama halnya dengan jati cina, jati cina juga bisa menurunkan kalium dalam tubuh.

Oleh sebab itu, jati cina sangat tidak disarankan untuk dikonsumsi bersamaan dengan obat diuretik karena akan menyebabkan tubuh kehilangan banyak kalium.

Dampak negatif yang dirasakan oleh tubuh saat kehilangnya banyak kalium adalah dengan timbulnya nyeri otot hingga kelumpuhan otot.

  1. Jati Cina dengan Digoxin

Digoxin adalah obat yang digunakan untuk penyakit jantung.

Kadar kalium yang rendah dalam tubuh dapat meningkatkan resiko efek samping dari Digoxin.

Oleh sebab itu, jati cina yang menurunkan kalium dalam tubuh tidak cocok jika dikonsumsi bersamaan dengan Digoxin.

  1. Jati Cina dengan Warfarin (Obat pengencer darah)

Warfarin merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi penggumpalan darah.

Meski jati cina berfungsi sebagai obat pencahar, bagi sebagian orang tidak menghasilkan reaksi yang sama.

Di beberapa kondisi, justru bisa menimbulkan diare.

Diare inilah yang bisa meningkatkan efek samping warfarin yang berujung pada resiko pendarahan.

Sehingga, jati cina tidak disarankan untuk dikonsumsi dengan warfarin.

back to menu ↑

KESIMPULAN

Penggunaan jati cina sebagai pelangsing tidak dianjurkan, apa lagi jika digunakan dengan sering dan dalam jangka panjang, sebab bisa mengubah fungsi jaringan usus normal dan menyebabkan ketergantungan.

Namun, jati cina masih dinilai cukup aman dan efektif jika dikaitkan dengan fungsinya sebagai pencahar, selama masih dalam batas pemakaian wajar atau jangka pendek.

Hindari mengkonsumsi jati cina dalam kurun waktu jangka panjang (lebih dari 1 minggu)8.

Sebab, pemakaian jati cina dalam dosis tinggi dan jangka panjang dapat berdampak bahaya terhadap tubuh.

Hindari juga konsumsi jati cina yang dibarengi oleh obat tertentu, seperti: diuretik, digoxin, warfarin atau obat pengencer darah.

Konsumsilah jati cina hanya dalam jangka pendek dan konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter untuk menghindari reaksi negatif dalam tubuh.

Referensi
  1. https://www.healthline.com/nutrition/senna-tea#uses[][]
  2. https://medlineplus.gov/druginfo/meds/a601112.html[]
  3. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-652/senna[][][][]
  4. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/3860494/[]
  5. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31751147/[]
  6. https://www.healthline.com/nutrition/senna-tea#safety-side-effects[]
  7. https://www.health.harvard.edu/diseases-and-conditions/dont-bomb-the-bowel-with-laxatives[]
  8. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK547922/[]
Share this:
Srikaya.id
Logo
Reset Password