Catat! Ini 11 Manfaat Delima sebagai Pangan Fungsional

Banyaknya manfaat delima, membuat delima disebut sebagai pangan fungsional1https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7074153/.

Pangan fungsional adalah jenis pangan yang tidak hanya memberikan zat-zat gizi penting pada tubuh, tapi juga memberikan efek perlindungan dan bahkan penyembuhan terhadap beberapa penyakit2https://www.researchgate.net/publication/263118009_Pangan_Fungsional_Indonesia.

Nah, salah satu efek perlindungan yang diberikan delima adalah perlindungan dari kanker.

Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak manfaat-manfaat delima di bawah ini.

Mengandung Gizi Penting

Delima mengandung serat yang tinggi, vitamin, dan mineral3https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate#TOC_TITLE_HDR_2.

Dalam 100 g biji buah Delima yang dapat dimakan mengandung 4 g serat, 10.2 mg vitamin C, 16.4 mcg, vitamin K, 38 mcg folat, dan 236 mg kalium4https://fdc.nal.usda.gov/fdc-app.html#/food-details/1102695/nutrients.

back to menu ↑

Mengandung Senyawa Antioksidan yang Ampuh

Kandungan anti oksidan Delima ternyata tiga kali lebih besar dari kandungan pada teh hijau dan red wine5https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11052704/.

Buah ini mengandung zat-zat antioksidan seperti antosianin.

Antosianin adalah pigmen berwarna merah pekat pada Delima mengindikasikan adanya kandungan antosianin, yang memiliki manfaat seperti sebagai anti oksidan dan anti inflamasi6https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7074153/.

Delima juga mengandung punicalagin yaitu senyawa anti oksidan kuat yang terkandung pada kulit dan jus Delima.

Ada sebuah penelitian yang menguji kapasitas antioksidan dalam jus Delima, anggur merah, jus blueberry, jus cranberry, jus jeruk, dan teh hijau..

Hasilnya, jus Delima mengandung anti oksidan dengan kemampuan menetralisir radikal bebas paling tinggi7https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11052704/.

Selain jus, kulit Delima juga dapat diolah menjadi ekstrak atau pun bubuk yang digunakan sebagai suplemen8https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate#TOC_TITLE_HDR_3.

Selain itu, Delima mengandung asam punisik, salah satu jenis asam lemak yang baik bagi kesehatan.

Asam punisik terkandung pada biji Delima9https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate#TOC_TITLE_HDR_3.

back to menu ↑

Membantu Melawan Penyakit Kanker

Inflamasi atau peradangan kronis dapat mengakibatkan kanker.

Kandungan punicalagin pada Delima berpotensi sebagai anti inflamasi yang dapat mengurangi aktivitas peradangan pada kanker10https://www.healthline.com/nutrition/12-proven-benefits-of-pomegranate#TOC_TITLE_HDR_4.

Penelitian laboratorium menunjukkan asam punisik pada minyak biji Delima mampu mengurangi inflamasi sehingga menekan pertumbuhan sel kanker payudara11https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24962397/.

Penelitian lainnya menyebutkan jus Delima mampu menekan pertumbuhan sel kanker kolon12https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16448212/.

Terakhir, hasil lain dari sebuah penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa ekstrak Delima bermanfaat bagi penderita kanker prostat dengan menghambat penyebaran sel kanker13https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23320197/.

back to menu ↑

Beberapa penelitian laboratorium pada tikus menunjukkan bahwa konsumsi ekstrak buah Delima mampu menurunkan kadar glukosa/gula dalam darah.

Pemberian ekstrak Delima mampu mengontrol gula darah normal dan meningkatkan jumlah sel beta pankreas14https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7074153/.

Sel beta pankreas merupakan sel yang bertugas meproduksi, menyimpan, dan mengeluarkan hormon insulin, yaitu hormon yang mengatur kadar gula darah15https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5440564/#:~:text=The%20pancreatic%20beta%20cells%20are,within%20a%20narrow%20physiologic%20range.

back to menu ↑

Salah satu penyebab terjadinya penyakit jantung dan stroke adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Suatu penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 150 ml jus Delima setiap harinya selama 2 minggu mampu membantu menurunkan tekanan darah pada penderita darah tinggi16https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1002/ptr.4977.

Jus Delima memang kaya akan senyawa tannin yang memiliki sifat anti aterosklerosis (penyumbatan akibat plak pada pembuluh darah) dan anti oksidan yang kuat.

Konsumsi jus Delima dapat mengambat enzim yang meningkatkan aktivitas angiotensin (hormon yang menyebabkan meningkatnya tekanan darah) dan mengurangi tekanan darah sistolik17https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/21457902/.

back to menu ↑

Mengobati Artritis dan Nyeri Sendi

Ekstrak Delima yang memiliki efek anti inflamasi berpotensi digunakan sebagai pengobatan artritis atau radang sendi.

Penelitian laboratorium menunjukkan ekstrak buah Delima dapat menghambat kerja enzim yang dapat menyebabkan terjadinya radang pada penyakit osteoarthritis18https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16140882/19https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20955562/.

Penelitian yang dilakukan pada tikus juga menunjukkan efek penyembuhan artritis, namun penelitian pada manusia masih perlu dikembangkan lagi20https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/19504467/21https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/24200293/.

back to menu ↑

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi.

Kandungan asam punisik pada Delima berpotensi menurunkab resiko penyakit jantung.

Ada sebuah penelitian yang dilakukan 4 minggu dan melibatkan 51 orang dengan kadar trigliserida tinggi.

Para pesertanya mengonsumsi 800mg minyak biji Delima setiap hari.

Hasilnya, peneliti memantau adanya penurunan kadar trigliserida secara signifikan22https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20334708/.

Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak dalam darah yang apabila kadar nya melebihi batas normal dapat meningkatkan resiko penyakit jantung.

Di sisi lain, berdasarkan sejumlah penelitian, Jus Delima menunjukkan efek mencegah teroksidasinya kolesterol jahat LDL (low density lipoprotein) kolesterol23https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23528829/24https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11481398/25https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/10799367/26https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15158307/.

LDL kolesterol juga merupakan jenis lemak dalam darah yang apabila teroksidasi dapat menimbulkan plak di pembuluh darah, sehingga meningkatkan resiko penyakit jantung.

Singkatnya, jus Delima dinilai mampu menurunkan trigliserida dan  dan mengurangi resiko penyakit jantung.

back to menu ↑

Membantu Mengobati Disfungsi Ereksi

Kerusakan sel tubuh akibat oksidasi dapat menganggu aliran darah pada seluruh area tubuh, termasuk jaringan erektil.

Penelitian pada kelinci menunjukkan jus Delima mampu melancarkan aliran darah dan respon ereksi27https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/15947695/.

Di samping itu, sebuah penelitian skala kecil pada laki-laki penderita disfungsi ereksi juga menunjukkan manfaat positif tapi secara statistik tidak terlalu signifikan jika dibanding dengan grup peserta yang mengonsumi jenis minuman lain28https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17568759/.

Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dengan skala lebih besar masih diperlukan untuk memastikan manfaat ini.

back to menu ↑

Membantu Melawan Infeksi Jamur dan Bakteri

Delima mengandung senyawa yang dapat melawan mikroorganisme merugikan karena memiliki sifat anti bakteri dan anti virus.

Oleh karenanya, ekstrak buah Delima dinilai mungkin dapat mengendalikan penyakit infeksi pada mulut, seperti periodontitis dan stomatitis29https://www.researchgate.net/publication/5261934_Therapeutic_Applications_of_Pomegranate_Punica_granatum_L_A_Review.

back to menu ↑

Meningkatkan Daya Ingat & Meringankan Alzheimer’s 

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa Delima dapat meningkatkan kemampuan daya ingat, baik pada orang tua maupun pasien pasca operasi30https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3789410/31https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23970941/

Lalu, ada sebuah penelitian lain pada hewan ujicoba yang menilai bahwa Delima berpotensi meringankan gejala penyakit Alzheimer’s. 32https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/17010630/.

Peneliti juga menyebut, pada dasarnya kandungan senyawa polifenol Delima punya efek melindungi kesehatan saraf.

back to menu ↑

Memperbaiki Performa Olahraga

Kandungan Delima yang kaya akan nitrat berpotensi  meningkatkan performa dalam berolahraga.

Nitrat merupakan senyawa yang secara alami ada pada tubuh dan terkandung di beberapa bahan pangan, termasuk Delima.

Di tubuh, nitrat dapat berubah menjadi nitrit lalu menjadi nitrit oksida, yang mampu melebarkan pembuluh darah, dan menurunkan tekanan darah.

Hal ini menyebabkan penggunaan oksigen selama berolahraga lebih efisien sehingga peningkatan performa olahraga tercapai33https://www.healthline.com/nutrition/are-nitrates-and-nitrites-harmful#nitrates-and-physical-performance.

Penelitian terhadap atlet lari menunjukkan konsumsi ekstrak Delima 30 menit sebelum latihan mampu meningkatkan aliran darah, menghambat kelelahan, sehingga latihan menjadi lebih efektif34https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4146683/.

back to menu ↑

CARA KONSUMSI

Cara mengonsumsi Delima cukup praktis yaitu dengan memakan bagian aril dan bijinya.

Aril adalah daging transparan yang membungkus biji Delima.

Selain itu, buah ini juga bisa dijadikan jus, atau dapat dikombinasikan dengan makanan lain, seperti salad dan oatmeal35https://www.webmd.com/diet/health-benefits-pomegranates#1.

Kulit Delima memang tidak dapat dikonsumsi secara langsung, namun Anda dapat mengonsumsi dalam bentuk bubuknya yang bisa didapatkan secara online.

back to menu ↑

EFEK SAMPING

Secara umum, buah Delima aman dikonsumsi dan tidak memiliki efek samping yang tidak berbahaya36https://www.webmd.com/diet/health-benefits-pomegranates#2.

Bagi ibu hamil, biji Delima atau jusnya  juga aman dikonsumsi, namun kami sarankan agar menghindari penggunaan dalam bentuk bubuk atau ekstrak suplemen37https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-392/pomegranate#:~:text=Side%20Effects%20%26%20Safety&text=Some%20people%20can%20have%20allergic,runny%20nose%2C%20and%20difficulty%20breathing..

Hal ini karena selama ini masih belum ada penelitian yang jelas menguji keamanan tingkat dosis terhadap ibu hamil.

Bagi penderita tekanan darah rendah, konsumsi Delima kurang direkomendasikan karena memiliki efek menurunkan tekanan darah.

Bagi penderita hipertensi yang sedang dalam pengobatan, sebaiknya Anda membatasi konsumsi Delima karena memiliki efek menurunkan tekanan darah.

Hal ini dapat menyebabkan kemungkinan tekanan darah terlalu rendah.

back to menu ↑

KESIMPULAN

Buah Delima dapat memberikan efek perlindungan dan bahkan penyembuhan terhadap berbagai penyakit.

Delima punya berbagai manfaat seperti mampu mengontrol gula darah, lemak dalam darah, menurunkan resiko penyakit jantung, menurunkan tekanan darah, membantu dalam menghambat pertumbuhan kanker, dan sebagainya.

Manfaat buah Delima bisa didapatkan dengan langsung memakan aril dan bijinya, membuat jus, atau mengonsumsi bubuk kulit Delima.

Namun, penelitian masih perlu dikembangkan lagi, terutama penelitian langsung terhadap manusia, dosis efektif dan sisi keamanannya.

Oleh karenanya, untuk pengobatan penyakit, kami menganjurkan untuk berhati-hati atau berkonsultasi dulu dengan dokter.

Selain itu, kami juga sarankan untuk waspada terhadap efek samping buah Delima.

Bagi Anda yang mengalami tekanan darah rendah, atau mengonsumsi obat hipertensi disarankan untuk membatasi konsumsi Delima.

Ibu hamil juga baiknya menghindari konsumsi ekstrak bubuk Delima.

Share this:
Srikaya.id
Logo
Reset Password