7 Manfaat Kembang Kol Ini Wajib Anda Tahu! Apa Saja?

Manfaat kembang kol mungkin belum sepopuler sayuran lainnya.

Tapi, berbagai riset menunjukkan, sayuran yang mirip dengan brokoli ini mengandung banyak manfaat bagi kesehatan.

Meskipun begitu, kembang kol juga bisa menyebabkan efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan.

Penasaran? Yuk, temukan jawabannya di artikel ini!

Kaya Zat Gizi

Kembang kol mengadung banyak zat gizi yang penting untuk menjalankan fungsi tubuh.

Kandungan vitamin yang tinggi dan kalori yang rendah menjadi alasan kenapa kembang kol baik dikonsumsi untuk kesehatan.

Setiap 100 gram kembang kol mentah atau yang sudah dimasak mengandung zat gizi sebagai berikut: 1

  • Energi : 25 kalori
  • Lemak : 0 gram
  • Karbohidrat : 5 gram
  • Protein : 2 gram
  • Serat : 2 gram

Tidak hanya itu, setiap 1 porsi kembang kol ternyata mampu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral harian kita, lho! Berikut rinciannya.

  • 100% rekomendasi vitamin C harian
  • 25% dari kebutuhan vitamin K harian
  • 2% kebutuhan kalsium dan besi harian
  • 6% potasium harian
  • Lebih dari 3% kebutuhan magnesium harian

Banyaknya kandungan zat gizi pada kembang kol membuat sayuran ini dinobatkan sebagai superfood.2

back to menu ↑

Mencegah Penyakit Jantung

Kembang kol menjadi salah satu makanan yang heart-friendly dan baik untuk kesehatan jantung karena rendah lemak dan kaya akan serat.

Kandungan flavonoid, fenolik, dan glukosinolat yang terdapat dalam kembang kol diketahui dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah.  3

Penelitian lain juga menunjukkan, makanan tinggi serat seperti kembang kol dapat mengurangi risiko penyakit jantung.4

Tak hanya itu, studi di Jepang menunjukkan hasil bahwa mengonsumsi lebih banyak serat tidak larut air seperti kembang kol bisa menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Serat pada kembang kol mencegah penyakit ini dengan beberapa cara, yaitu menurunkan kolesterol, tekanan darah, serta gula darah.5

Sebagai informasi, hanya dengan mengonsumsi 100 gram kembang kol, kita sudah bisa memenuhi kebutuhan serat harian hingga 10%.

Jadi, yuk, mulai penuhi kebutuhan serat dengan konsumsi kembang kol!

back to menu ↑

Berpotensi Mencegah Kanker

Kembang kol termasuk dalam golongan sayuran cruciferous bersama dengan brokoli, kubis, dan kubis brussel.

Berdasarkan Health Professionals Follow-Up Study, mengonsumsi sayuran cruciferous sebanyak 5 porsi atau lebih per minggu mampu menurunkan resiko kanker kandung kemih hingga 51%.

Studi lain di Washington juga memperlihatkan penurunan risiko kanker prostat sebesar 41% pada peserta penelitian yang mengonsumsi 3 porsi atau lebih jenis sayuran tersebut.

Kembang kol ternyata memiliki efek anti-kanker karena mengandung senyawa glukosinat.6

Senyawa tersebut jugalah yang menyebabkan kembang kol memiliki bau yang tajam dan sensasi rasa pahit.

back to menu ↑

Meningkatkan Kemampuan Otak

Jika Anda tergolong orang yang mudah lupa, konsumsi kembang kol mungkin bisa membantu Anda.

Kembang kol mengandung kolin, yaitu suatu senyawa penting yang mampu meningkatkan kinerja otak kita dengan mengatur daya ingat, mood, dan kecerdasan

Kolin juga dibutuhkan untuk pembentukan DNA yang penting untuk perkembangan dan fungsi otak. 7

Sebagai informasi, setengah cup atau 32 gram kembang kol mengandung hingga 24 mg kolin, yang hampir mendekati jumlah kolin pada ikan tuna.

Sebuah penelitian menunjukkan, asupan kolin yang bersumber dari makanan dapat mempertajam daya ingat.

Sedangkan daya ingat yang terus menerus menurun merupakan ciri khas dari penyakit Alzheimer.

Oleh sebab itu, mengonsumsi makanan sumber kolin seperti kembang kol bisa bantu meningkatkan daya ingat dan mengurangi risiko penyakit Alzheimer.

back to menu ↑

Menguatkan Tulang

Kembang kol memiliki kandungan vitamin yang dibutuhkan untuk kesehatan tulang, yaitu vitamin K.

Penelitian mengenai hubungan antara vitamin K dan kejadian patah tulang telah dilakukan sebelumnya.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan, asupan vitamin K dari makanan dapat menurunkan risiko patah tulang. 8

Vitamin K berperan dalam meningkatkan penyerapan kalsium dan mencegah pengeluaran kalsium melalui urin.

Kalsium sendiri adalah mineral yang berperan penting dalam pembentukan tulang dan bisa memperkuat tulang kita.

Selain itu, kekurangan vitamin K dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang.9

Jadi, jangan ragu mengonsumsi kembang kol guna memperkuat tulang Anda.

back to menu ↑

Mengonsumsi makanan tinggi kolesterol memiliki dampak yang buruk terhadap kesehatan.

Kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan hipertensi.

Nah, kembang kol ternyata punya khasiat untuk menurunkan kolesterol, lho!

Sebuah studi dengan menunjukkan, pemberian jus kembang kol berpengaruh terhadap penurunan kadar kolesterol pada hewan coba. 10

Manfaat kembang kol satu ini didapat dari kandungan sulfur dan serat larut airnya.

Kedua komponen tersebut berperan dalam pembuangan kolesterol melalui feses, sehingga kolesterol dalam darah jadi menurun.

back to menu ↑

Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, kembang kol mungkin bisa jadi menu andalan Anda.

Sayuran non-tepung seperti kembang kol sangat cocok dikonsumsi untuk mengurangi berat badan.

Kembang kol memiliki energi yang rendah sehingga tidak akan menyumbang terlalu banyak kalori.

Olahan nasi dari kembang kol sesekali dapat digunakan sebagai pengganti nasi dari beras karena mempunyai kalori yang jauh lebih rendah.

Selain itu, kembang kol mengandung sulforaphane, folat, dan vitamin C yang mungkin dapat membantu mengurangi berat badan.

Dilansir dari Universitas Purdue, kadar vitamin C dalam tubuh merupakan salah satu penentu banyaknya lemak tubuh yang dibakar selama beraktivitas fisik.11

Kandungan serat yang tinggi pada kembang kol juga dapat memperlambat kerja pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang.

Dengan begitu, Anda akan merasa kenyang lebih lama dan asupan makanan bisa berkurang.

Membatasi asupan kalori dan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air merupakan salah satu faktor kunci dari mengontrol berat badan.

92% dari berat kembang kol berasal dari air, sehingga cocok dikonsumsi untuk membantu mengontrol berat badan.12

back to menu ↑

Efek Samping

Walau punya banyak manfaat, mengonsumsi kembang kol berlebihan bukanlah pilihan yang tepat.

Kembang kol adalah salah satu jenis sayuran yang sulit dicerna oleh tubuh, sehingga dapat menimbulkan gas.

Gas tersebut dapat menyebabkan kembung dan membuat Anda buang angin terus-menerus.13

Tetapi jangan takut untuk mengonsumsi kembang kol.

Ada beberapa cara, kok, untuk mencegah efek sampingnya.

Kunyah makanan paling tidak sebanyak 20 kali untuk membantu proses pencernaan dan mengurangi jumlah gas yang masuk ke usus.

Pastikan kembang kol dimasak hingga matang agar lebih mudah dicerna tubuh.14

Jika Anda sedang menderita hipotiroid, sebaiknya hindari mengonsumsi kembang kol dalam jumlah yang banyak.

Kembang kol berpotensi menghambat penggunaan yodium dalam tubuh, sehingga fungsi tiroid jadi ikut terganggu.15

back to menu ↑

Interaksi Dengan Obat

Apabila sedang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin, Anda harus berhati-hati dalam mengonsumsi kembang kol.

Kembang kol memiliki kandungan vitamin K yang cukup tinggi, sehingga dikhawatirkan bisa mengganggu aktivitas warfarin.

Warfarin berfungsi untuk menghambat pembekuan darah, sedangkan fungsi vitamin K adalah sebaliknya, yaitu mempercepat pembekuan darah.

Ketika mengonsumsi warfarin, Anda harus menjaga konsumsi vitamin K agar tetap stabil dan sama setiap hari.16

Konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk mengetahui jumlah kembang kol yang aman untuk Anda konsumsi ketika sedang terapi obat ini.

back to menu ↑

Cara Konsumsi

Manfaat kembang kol bisa Anda peroleh dengan memasukkannya ke dalam menu sehari-hari.

Cara pengolahannya pun bisa beragam dan disesuaikan dengan selera Anda.

Sayuran ini umum dicampurkan ke dalam sup, capcay, sapo tahu, atau ditumis dengan bahan makanan lainnya.

Agar tidak bosan, Anda dapat mengganti cara pengolahan kembang kol dari pengolahan yang biasa Anda lakukan.

Kukus kembang kol selama 4-8 menit, kemudian hancurkan dan beri bumbu seperti saat membuat mashed potato.

Anda juga bisa memanggang kembang kol selama 20-30 menit hingga kecoklatan, dan menjadikannya sebagai camilan.

Sebaiknya, hindari merebus kembang kol agar kelengkapan mineral dan antioksidannya tetap terjaga.

Pengolahan dengan cara direbus dapat membuat sebagian besar zat gizi pada kembang kol justru larut ke dalam air rebusannya.17

back to menu ↑

Kesimpulan

Kembang kol merupakan sayuran yang kaya akan zat gizi dan memiliki segudang manfaat.

Sayuran ini tinggi akan vitamin C, vitamin K, antioksidan, serta senyawa aktif lainnya yang mampu menghalau berbagai penyakit.

Beberapa riset memperlihatkan manfaat kembang kol dalam menurunkan kolesterol serta mencegah penyakit jantung dan kanker.

Di samping itu, kembang kol juga baik untuk otak dan kekuatan tulang, serta bisa jadi alternatif menu untuk program penurunan berat badan Anda.

Akan tetapi, masih butuh penelitian lebih lanjut untuk memastikan berbagai manfaat kembang kol untuk pencegahan penyakit.

Anda dapat mengolah kembang kol dengan cara direbus, ditumis, dipanggang, dan dikukus agar lebih mudah dicerna dan tidak menyebabkan kembung.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti warfarin agar tidak timbul efek samping yang tidak diharapkan.

Konsumsilah kembang kol dengan porsi yang pas dan pengolahan yang benar agar Anda dapat memperoleh manfaatnya secara maksimal.

Referensi
  1. https://www.webmd.com/food-recipes/health-benefits-cauliflower[]
  2. https://www.asbestos.com/blog/2015/08/28/cauliflower-superfood-anti-cancer-benefits/[]
  3. https://www.researchgate.net/publication/286814766_Nutritional_and_chemical_evaluation_of_white_cauliflower_by-products_flour_and_the_effect_of_its_addition_on_beef_sausage_quality[]
  4. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-cauliflower#TOC_TITLE_HDR_3[]
  5. https://academic.oup.com/jn/article/140/8/1445/4688963?login=true#supplementary-data[]
  6. https://www.cancer.gov/about-cancer/causes-prevention/risk/diet/cruciferous-vegetables-fact-sheet[]
  7. https://www.healthline.com/nutrition/what-is-choline#brain-function[]
  8. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5413254/[]
  9. https://www.medicalnewstoday.com/articles/282844#benefits[]
  10. https://r2kn.litbang.kemkes.go.id/handle/123456789/25535[]
  11. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition/weight-management/weight-loss-strategies/10-best-slimming-foods.aspx#:~:text=It’s%20good%20for%20you%2C%20too,is%20burned%20during%20physical%20activity[]
  12. https://www.healthline.com/nutrition/benefits-of-cauliflower#TOC_TITLE_HDR_5[]
  13. https://gi.org/topics/belching-bloating-and-flatulence/[]
  14. https://nutriciously.com/how-to-get-rid-of-bloating/[]
  15. https://www.everydayhealth.com/hs/thyroid-pictures/foods-to-avoid/[]
  16. https://www.uofmhealth.org/health-library/abo1632[]
  17. https://www.psychologytoday.com/us/blog/urban-survival/201510/raw-or-cooked-how-best-eat-11-fruits-and-vegetables[]
Share this:
Srikaya.id
Logo
Enable registration in settings - general