10 Manfaat Seledri untuk Kesehatan Tubuh dan Efek Sampingnya

Begitu banyak manfaat seledri untuk kesehatan tubuh kita.

Berkat kandungan antioksidannya, seledri berpotensi untuk membantu mengatasi diare hingga penyakit saraf.

Untuk mengetahui manfaat kesehatan lainya dari seledri, mari kita simak ulasan berikut ini.

Anti-bakteri

Seledri memiliki sifat anti-bakteri sehingga mampu melindungi Anda dari berbagai bakteri pembawa penyakit.

Salah satunya adalah bakteri penyebab kerusakan gigi.

Dalam sebuah penelitian laboratorium, pasta gigi yang ditambahkan ekstrak daun seledri terbukti mampu melawan bakteri ini.1

Selain itu, seledri juga mampu melawan bakteri patogen merugikan di kulit manusia dan bisa ditularkan dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak fisik seperti bersalaman.

Dalam sebuah penelitian, hand sanitizer yang terbuat dari ekstrak daun seledri dengan konsentrasi 10% mampu melawan bakteri tersebut.

Penelitian tersebut juga menyatakan bahwa hand sanitizer yang terbuat dari ekstrak daun seledri sama efektifnya dengan hand sanitizer komersil yang mengandung alkohol.

Senyawa daun seledri yang memiliki sifat anti-bakteri adalah flavonoid.2

back to menu ↑

Mencegah Ulkus Lambung

Seledri memiliki kemampuan untuk melindungi lapisan lambung dan dapat mencegah terjadinya luka pada lambung.

Ternayta, senyawa-senyawa dalam seledrilah yang berperan dalam pencegahan luka lambung.

Manfaat seledri yang satu ini sudah terbukti dalam sebuah penelitian.

Penelitian tersebut dilakukan pada hewan coba yang diberikan ekstrak seledri.

Hasilnya, ekstrak seledri terbukti mampu mencegah terjadinya luka pada lambung hingga 76%.3

back to menu ↑

Kemampuan seledri dalam menurunkan tekanan darah ternyata bukan mitos karena sudah terbukti secara ilmiah.

Seledri dapat menurunkan tekanan darah karena mengandung beberapa senyawa alami seperti apigenin, manitol, apiin, kalium, dan 3-n-butylphthalide.

Manitol dan apiin dapat menurunkan tekanan darah dengan mengurangi cairan dan garam di dalam tubuh melalui urin sehingga tekanan darah dapat menurun.

Sedangkan, senyawa 3-n-butylphthalide dapat menyebabkan otot pembuluh darah menjadi rileks sehingga pembuluh darah jadi lebih lebar dan tekanan darah menurun.

Berdasarkan sebuah penelitian, pemberian kapsul yang berisi ekstrak seledri sebanyak 550 mg 1x/hari selama satu minggu terbukti mampu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5.7% dan tekanan darah diastol sebesar 5.9%. 4

back to menu ↑

Tahukan Anda bahwa seledri juga mampu menurunkan kadar kolesterol?

Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian pada hewan coba.

Pemberian ekstrak seledri selama 7 minggu mampu menurunkan trigliserida dan LDL (kolesterol jahat), serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).5

Kandungan seledri yang berperan dalam menurunakan kadar kolesterol adalah flavonoid dan phthalides. 6

back to menu ↑

Meningkatkan Kesuburan Pria

Salah satu penyebab gangguan kesuburan pada pria adalah karena adanya gangguan hormonal.

Gangguan hormonal tersebut dapat mengurangi produksi sel sperma.

Seledri ternyata memiliki khasiat untuk meningkatkan kesuburan pada pria.

Berdasarkan sebuah penelitian pada hewan coba, pemberian ekstrak daun seledri selama 30 hari mampu meningkatkan proses pembentukan sel sperma.

Kandungan seledri yang diduga berperan dalam meningkatkan kesuburan adalah apigenin. 7

back to menu ↑

Kandungan flavonoid dalam seledri juga memiliki manfaat untuk menurunkan gula darah.

Hal ini karena, flavonoid dapat mengontrol penyerapan gula di dalam usus dan mengontrol pencernaan karbohidrat.

Kemampuan seledri dalam menurunkan gula darah telah dibuktikan dalam sebuah penelitian ujicoba.

Dalam penelitian tersebut, peserta diberikan kapsul yang berisi 250 mg ekstrak daun seledri.

Kapsul dikonsumsi sebanyak 3x/hari selama 12 hari.

Hasilnya, gula darah mengalami penurunan yang signifikan.

back to menu ↑

Membantu Mengatasi Penyakit Saraf

Salah satu penyakit saraf yang banyak diderita adalah penyakit Parkinson.

Penyakit Parkinson adalah penyakit yang menyerang sistem saraf pusat, tepatnya pada bagian otak yang berfungsi untuk mengoordinasikan gerakan tubuh.

Akibatnya, penderita penyakit ini akan mengalami tremor (gemetar), kekakuan, dan kesulitan untuk mengatur gerakan tubuhnya sendiri.

Seledri sudah cukup sering diteliti untuk membantu mengatasi penyakit ini.

Hal ini karena kandungan apigenin, luteolin, dan senyawa fenolik dalam seledri yang diduga memiliki kemampuan melindungi saraf.

Berdasarkan sebuah penelitian pada hewan coba, pemberian ekstrak seledri selama 21 hari mampu memperbaiki gejala-gejala penyakit Parkinson.

Bahkan, penelitian tersebut menyatakan bahwa ekstrak seledri memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan obat yang biasa digunakan untuk mengatasi gejala penyakit Parkinson, seperti Levodopa dan Carbidopa.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui kemanjuran seledri dalam mengatasi penyakit Parkinson pada manusia.8

back to menu ↑

Mencegah Penyakit Asam Urat

Seledri mampu mencegah penyakit asam urat atau gout yang menyebabkan peradangan sendi.

Hal ini karena, sejumlah senyawa alami seledri seperti apigenin, luteolin, senyawa fenolik, dan tanin punya efek anti asam urat.

Berdasarkan sebuah penelitian pada hewan coba, pemberian ekstrak seledri selama 14 hari mampu menurunkan kadar asam urat dalam darah.9

back to menu ↑

Membantu Mengatasi Diare

Seledri dapat membantu mengatasi diare berkat adanya zat tanin dan flavonoid.

Kemampuan seledri dalam mengatasi diare telah dibuktikan dalam sebuah penelitian pada hewan coba.

Dalam penelitian tersebut, pemberian ekstrak seledri mampu menurunkan frekuensi buang air besar dan jumlah feses lembek / cair.

Hasil penelitian tersebut juga menyatakan bahwa kemanjuran ekstrak seledri dalam mengatasi diare sama dengan obat loperamid.10

back to menu ↑

Mengatasi Sulit Tidur

Tidur malam yang nyenyak dan cukup dapat meningkatkan produktivitas di pagi hari dan menurunkan stress.

Namun, banyak orang kerap mengalami sulit tidur di malam hari.

Untuk mengatasi sulit tidur, seledri mungkin bisa dijadikan sebagai solusi alternatif.

Seledri memiliki efek penenang yang dapat mengatasi sulit tidur.

Senyawa dalam seledri yang memiliki efek ini adalah alkaloid, flavonoid, dan saponin.

Berdasarkan sebuah penelitian pada hewan coba, pemberian esktrak seledri terbukti dapat memberikan efek sedatif.11

back to menu ↑

Kaya Nutrisi

Berikut adalah kandungan nilai gizi dalam 100 gr seledri:12

Energi: 23 Kkal

Protein: 1.0 g

Lemak: 0.1 g

Karbohidrat: 4.6 g

Serat: 2.0 g

Beta-Karoten: 63 mcg

Vitamin B1: 0.03 mg

Vitamin B2: 0.07 mg

Vitamin B3: 0.4 mg

Vitamin C: 11 mg

Kalsium: 50 mg

Fosfor: 40 mg

Natrium: 64 mg

Kalium: 258.8 mg

Kalsium

Kalsium adalah mineral yang terlibat pembentukan tulang dan memelihara kepadatan tulang.

Kalsium juga diperlukan untuk mengatur tekanan darah.

Kurangnya kalsium dalam tubuh dapat memicu terjadinya tekanan darah tinggi.

Selain itu, kalsium memiliki peran untuk menurunkan kadar kolesterol dengan cara menghambat penyerapan kolesterol dan asam lemak jenuh ke dalam tubuh.13 14

Kebutuhan kalsium per hari bagi orang dewasa adalah 1000 – 1100 mg.

Fosfor

Fosfor adalah mineral terbanyak kedua yang ada di dalam tubuh.

Seperti kalsium, fosfor juga memiliki peran yang penting dalam memelihara kesehatan tulang dan gigi.

Di samping itu, fosfor merupakan mineral utama yang dibutuhkan dalam metabolisme energi dan untuk membentuk struktur DNA.15

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), Kebutuhan fosfor per hari bagi orang dewasa adalah 700 mg.

Natrium

Natrium merupakan mineral yang dibutuhkan untuk mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh, membantu penyerapan berbagai nutrisi, dan pengaturan tekanan darah.

Akan tetapi, tingginya kadar natrium dalam tubuh dapat memicu terjadinya hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu, pengonsumsian natrium perlu diperhatikan agar tidak melebihi kebutuhan tubuh.16 17

Kebutuhan natrium per hari bagi orang dewasa adalah 1500 mg.

Kalium

Kalium atau dalam bahasa Inggrisnya Potassium, merupakan mineral paling banyak yang terdapat di dalam cairan sel tubuh.

Mineral ini diperlukan untuk menjaga fungsi sel, terutama sel otot dan sel saraf.

Menurut penelitian, kalium bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengontrol kadar gula darah dalam tubuh.18

Berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG), kebutuhan kalium per hari bagi orang dewasa adalah 4700 mg.

back to menu ↑

Efek Samping

Ada beberapa kasus yang melaporkan efek samping konsumsi seledri dalam jangka panjang.

Berdasarkan kasus yang dilaporkan, produksi hormon tiroid yang berlebihan (hipertiroid), mual, pandangan menjadi kabur, dan jantung berdebar.

Efek samping ini terjadi setelah pasien mengonsumsi 4 gr bubuk seledri selama 45 hari dan dalam kasus lain efek samping terjadi setelah pasien mengonsumsi 8 gr bubuk seledri selama 78 hari.19 20

Oleh karena itu, kami tetap menyarankan agar tidak mengonsumsi ekstrak atau bubuk seledri dalam jumlah banyak, dan dalam jangka waktu panjang.

Untuk ke depannya, penelitian lebih lanjut untuk menentukan dosis efektif yang aman masih sangat diperlukan.

Namun, pengonsumsian seledri dengan takaran yang wajar (seperti seledri yang terdapat dalam makanan atau masakan), masih tergolong aman dan tidak menimbulkan efek samping.

back to menu ↑

Cara Konsumsi

Bagian seledri yang umumnya diolah dan dikonsumsi adalah bagian batang dan daunnya.

Sayur ini bisa dikonsumsi secara mentah seperti dijus, maupun dengan cara  dikukus atau direbus. Kami lebih menyarankan dikukus supaya nutrisinya tidak larut dan hilang ke dalam air rebusan.

Untuk membuat jus seledri, Anda dapat menggunakan 3-5 batang seledri.

Setelah dicuci bersih, batang seledri dipotong-potong kemudian dimasukan ke dalam blender.

Anda juga dapat menambahkan bahan lainnya ke dalam jus untuk menambahkan cita rasa, seperti perasan lemon atau apel.

back to menu ↑

Kesimpulan

Seledri adalah sayur yang mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk tubuh.

Oleh karena itu, seledri baik untuk ditambahkan ke dalam diet harian Anda.

Namun, untuk pengobatan penyakit, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai kemanjuran seledri.

Bagi Anda yang memiliki penyakit hipertiroid, sebaiknya berhati-hati jika ingin mengonsumsi seledri dalam jangka panjang.

Kami sarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter atau pakar kesehatan Anda sebelum mengonsumsi seledri untuk jangka panjang atau untuk tujuan pengobatan.

Referensi
  1. https://www.researchgate.net/publication/336005298_ANTIBACTERIAL_ACTIVITY_OF_CELERY_LEAVES_APIUM_GRAVEOLENS_L_FORMULATED_IN_TOOTHPASTE_AGAINST_STREPTOCOCCUS_MUTANS[]
  2. https://www.atlantis-press.com/proceedings/iccd-19/125919122[]
  3. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22934666/[]
  4. https://www.neliti.com/publications/246363/the-effect-of-celery-ethanol-extract-apium-graveolens-l-on-male-adults-blood-pre[]
  5. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4469955/[]
  6. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/217/159[]
  7. https://ajp.mums.ac.ir/article_3948_6d49ea5a0bd94ca135d4015f96a850b9.pdf[]
  8. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5859653/[]
  9. http://ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6047868/[]
  10. http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/PHARMACY/article/view/686[]
  11. https://www.researchgate.net/publication/329353963_The_Capability_of_Sedative_Effect_from_Celery_Apium_graveolens_L_Fraction_to_Male_Mice[]
  12. https://panganku.org/id-ID/view[]
  13. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK56060/[]
  14. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6683260/#:~:text=Appropriate%20calcium%20intake%20has%20shown,progeny%20of%20mothers%20taking%20sufficient[]
  15. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4642415/[]
  16. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3951800/[]
  17. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7318881/[]
  18. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4963920/[]
  19. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5403020/[]
  20. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6528421/[]
Share this:
Srikaya.id
Logo
Reset Password